Monthly Archive July 2018

ByAsri Bali Tours

Water Sport GWK Sukawati Tanah Lot

Water Sport – GWK – Sukawati -Tanah Lot Tour

Water Sport – GWK – Sukawati -Tanah Lot Tour. – Paket ini akan mengajak kita mengunjungi beberapa tempat terfavorit di Bali yaitu Tanjung Benoa Water Sport, GWK (Garuda Wisnu Kencana), Pasar Seni Sukawati dan berakhir menyaksikan Sunset di Pantai Tanah Lot.

Tanjung Benoa Water SportTour ini akan dimulai dengan mengunjungi kawasan pusat Water Sport Tanjung Benoa Bali. Di Tanjung Benoa anda bisa bermain berbagai permainan Water Sport seperti banana boat, jet ski, parasiling, flyingfish, glassbutton dan wisata pulau penyu, snorkeling, dan diving. Anda bisa mendapatkan tiketnya di Bali Tour Murah agar mendapat harga lebih murah karena di lokasi harganya akan lebih mahal.

Garuda Wisnu KencanaSetelah hampir setengah hari permainan kita akan menuju GWK (Garuda Wisnu Kencana) yaitu tempat wisata yang akan dibangun patung sangat besar bahkan terbesar di Asia Tenggara. Lunch akan kita nikmati di jendela restouran yang merupakan salah satu restoran yang berada di kawasan GWK.

Pasar Seni SkawatiTujuan wisata kita selanjutnya adalah menuju Pasar Seni Sukawati yang merupakan pusat penjualan kerajinan khas bali dengan harga murah. Disana kita bisa berbelanja berbagai souvenir untuk oleh oleh.  Setelah puas berbelanja selama kurang lebih satu jaman, perjalanan kembali kita lanjutkan ke objek wisata selanjutnya.

Tanah Lot TourTerakhir kita akan menyaksikan Sunset di Tanah Lot. Tanah Lot adalah tempat wisata yang terkenal dengan puranya yang berdiri di tengah laut. Hal itu menciptakan pemandangan yang sungguh menakjubkan. Di sana kita bisa menyaksikan suguhan matahari terbenam  di sebelah Pura Tanah Lot. Pastinya menjadikan akhir tour anda mengesankan. Setelah puas menyaksikan sunset, sopir kami akan menghantarkan anda kembali ke hotel tempat anda menginap.

Harga Untuk Paket Full Day Tour :

Harga Berlaku Sampai 31 Maret 2019

2 Orang  3 – 6 Orang  7 – 9 Orang  10 Orang  Program Sudah Include :
Rp. 490.000 Rp. 400.000 Rp. 390.000 Rp. 330.000 Transport AC pariwisata,
ByAsri Bali Tours

Tanjung Benoa Uluwatu Jimbaran Diner

Tanjung Benoa – Uluwatu – Jimbaran Diner Tour

Tanjung Benoa – Uluwatu – Jimbaran Diner Tour. – Water Sport, Dreamland, Uluwatu(kecak) merupakan tujuan kunjungan wisata terbaik di Bali dan sudah menjadi salah satu icon Bali dengan berbagai keindahannya.

Tanjung Benoa Water SportPerjalanan tour paket ini akan dimulai sekita pukul 08.30 Wita dengan meluncur ke pusat permainan watersport terbaik di Bali yaitu Tanjung Benoa Water Sport. Di sana kita bisa melakukan berbagai permainan atau olahraga air yang bisa kita pilih dan tentukan sesuai keinginan dan tiketnya bisa anda beli melalui Bali Tour Murah karena harga tiket di tempat permainan lebih mahal. Mulai dari banana boat, parasiling, flying fish, jet ski, glass button dan wisata pulau penyu bisa anda dapatkan di satu kawasan wisata ini.

Dream LandSetelah puas dengan setengah hari bermain water sport kita akan lanjutkan perjalanan menuju tempat wisata ke dua untuk menikmati makan siang  yaitu di GWK (Garuda Wisnu Kencana). Di sana kita bisa melihat patung yang terbesar di Bali bahkan terbesar di Asia. Setelah cukup puas di GWK kita lanjutkan ke Pantai Dreamlandyang merupakan salah satu pantai terbaik di Indonesia. Perjalanan ke pantai Dreamland kita tempuh dengan menaiki bukit pecatu dengan mobil selama kurang lebih 30 menit. Setelah sampai kita akan turun ke pantai dan menyaksikan keasrian dan keindahan pantai yang berada di bawah tebing yang curam. Di sini kita bisa menikmati laut yang biru dengan air yang bening bersama keluarga atau teman.

Kecak UluwatuKarena hari sudah mulai sore kita lanjutkan kembali perjalanan ke Uluwatu untuk menyaksikan “Kecak Dance” sebuah tarian kolosal dari bali yang sudah menjadi ciri khas pulau Bali. Di sini kita akan menyaksikan pertunjukan sambil menyaksikan sunset di kawasan Pura Uluwatu yang berdiri kokoh di atas Tebing yang curam. Setelah puas menyaksikan pertunjukan, tentunya perut sudah mulai keroncongan dan perlu diisi.

Diner di JimbaranKita lanjutkan perjalanan untuk menikmati Sea Food di sebuah restoran di Jimbaran Bali. Tentunya anda sudah lelah dengan perjalanan dari pagi, maka kami antarkan anda kembali ke hotel tempat anda menginap untuk beristirahat.

 

                                                                                   Harga Untuk Paket Full Day Tour :

                                                                              Harga Berlaku Sampai 31 Maret 2019

2 Orang 3 – 5 Orang 6 – 9 Orang 10 Orang Program Sudah Include :
Rp. 630.000/orang Rp. 580.000/orang Rp. 560.000/orang Rp.490.000/orang Transport AC pariwisata,
ByAsri Bali Tours

Pura Tanah Lot Bali

Pura Tanah Lot Bali atau juga disebut Pura Luhur Tanah Lot adalah sebuah tempat suci agama Hindu yang mempunyai keindahan yang natural dengan Tanah Lot sunset Bali yang memukau, Tanah Lot merupakan salah satu tempat terbaik di Bali untuk melihat sunset dan keindahan sunset Tanah Lot Bali adalah salah satu yang terindah di Bali.

Pura Tanah Lot Bali terletak di tepi pantai Tanah Lot dan berdiri di atas sebuah batu karang laut yang kokoh dan kuat, disebelah baratnya juga terdapat pura yang disebut Pura Batu Bolong yang juga memiliki pemandangan yang tidak kalah indahnya.

Tempat wisata Tanah Lot Bali pada saat sunset atau matahari terbenam adalah pemandangan yang terbaik dan sangat indah yang bisa kita nikmati ketika mengunjungi salah satu tempat/objek wisata favorit yang terkenal di Pulau Bali ini dan akan menjadikan liburan di Bali anda tidak terlupakan dan penuh kesan. Tempat suci ini adalah salah satu dari Pura Kahyangan Jagat, pura yang sangat sakral dan suci serta sangat dijaga kesucian dan kelestariannya oleh masyarakat Pulau Dewata.

Tanah Lot berasal dari kata “Tanah” yang artinya tanah dan “Lot” (Lod) yang artinya laut, karena letaknya di laut atau di pantai seperti mengambang ketika air laut pasang maka dapat diartikan Tanah Lot berarti sebuah Tanah atau Pulau yang terletak di laut, oleh karena itu orang-orang pun menyebutnya Tanah Lot.

Pura Tanah Lot berlokasi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, di pesisir selatan pulau Bali kurang lebih 25 kilometer dari Kota Denpasar. Pura Tanah Lot terletak di atas batu karang laut besar menghadap ke samudra Hindia. Tempat ibadah ini adalah sebuah pura Hindu yang dibangun untuk memuja Tuhan dalam manifestasi-NYA sebagai Dewa Laut atau Dewa Baruna untuk keselamatan dan kesejahteraan dunia serta keseimbangan antara laut dan bumi.

Sejarah Pura Tanah Lot

Cerita asal mula berdirinya Pura Tanah Lot atau sejarah Pura Tanah Lot Bali ini sangat erat kaitannya dengan perjalanan suci dari Blambangan (pulau Jawa) ke Pulau Bali dari seorang pendeta suci yang bernama DangHyang Nirartha untuk menyebarkan agama Hindu di pulau dewata, masyarakat juga menyebut Beliau dengan sebutan DangHyang Dwijendra atau Pedanda Sakti Wawu Rauh. Pemimpin (Raja) di Bali pada saat itu adalah Raja Dalem Waturenggong sekitar abad ke-16 Masehi.

Sejarah Pura Tanah Lot Bali di dalam Dwijendra Tatwa di jelaskan suatu ketika Dang Hyang Nirartha kembali ke Pura Rambut Siwi dalam perjalanannya ke pulau Bali, dimana Beliau pertama kali tiba di Bali dari Blambangan pada tahun Saka 1411 atau 1489 Masehi, Beliau telah berhenti di Pura Rambut Siwi ini. Ketika berada di Pura ini untuk beberapa saat, kemudian Beliau melanjutkan perjalanannya menuju Timur (Purwa) dan sebelum meninggalkan tempat itu Beliau menyempatkan diri untuk melakukan upacara “Surya Cewana” dengan masyarakat disekitar sana, setelah memercikkan air suci (tirtha) kepada masyarakat yang ikut bergabung dalam persembahyangan kemudian Beliau meninggalkan pura dan berjalan melanjutkan perjalanan ke Timur, perjalanan Beliau melewati pesisir pantai selatan pulau Bali dan diikuti oleh beberapa pengikut setia Beliau.

Tanah Lot Temple – Bali, Indonesia

Di dalam perjalanan suci ini Dang Hyang Nirartha sangat menikmati dan kagum dengan keindahan pesisir pantai selatan Bali dengan keindahan yang alami yang sangat menarik. Beliau membayangkan bagaimana kebesaran Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) telah menciptakan dunia dan beserta isinya untuk kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Dalam hati Beliau terbisik bahwa tugas seluruh makhluk hidup di dunia khususnya manusia untuk berterima kasih dan menjaga apa yang telah diciptakan-NYA.

Setelah melakukan perjalanan yang panjang akhirnya Dang Hyang Nirartha tiba dan berhenti di sebuah pantai yang terdapat batu karang dan juga terdapat mata air, batu karang itu disebut Gili Beo, “Gili” artinya pulau kecil dan “Beo” artinya burung, jadi Gili Beo berarti pulau kecil yang menyerupai burung.

Pada waktu itu di kawasan Desa Beraban ini di pimpin oleh Bendesa Beraban Sakti, kemudian di tempat inilah DangHyang Nirartha berhenti dan beristirahat, tidak lama Beliau beristirahat datanglah para nelayan yang ingin bertemu dengan Beliau dan membawakan beberapa persembahan untuk Beliau, dan setelah senja tiba mereka memohon kepada Beliau untuk bermalam di rumah mereka, tetapi permohonan mereka ditolak oleh Beliau dan Beliau lebih memilih untuk bermalam di Gili Beo karena di tempat ini Beliau bisa menikmati udara yang segar dengan pemandangan yang indah dan bisa melepaskan pandangan ke segala arah.

Pada malam hari sebelum Beliau beristirahat, Beliau menyempatkan diri untuk mengajarkan agama dan moral kepada masyarakat yang datang kepada Beliau, tetapi kehadiran Dang Hyang Nirartha ini tidak disukai oleh Bendesa Beraban Sakti, karena ajaran-ajarannya tidak sesuai dan tidak searah dengan ajaran-ajaran dari Dang Hyang Nirartha dan ini membuat Bendesa Beraban Sakti menjadi marah dan dia mengundang pengikut-pengikutnya untuk mengusir DangHyang Nirartha dari kawasan itu, kemudian untuk memproteksi diri Beliau dari agresi Bendesa Beraban Sakti akhirnya dengan kekuatan supranatural Beliau kemudian Gili Beo dipindahkan agak ketengah ke laut dan Beliau menciptakan ular dari selendang yang Beliau pakai untuk menjaga Gili Beo agar selalu aman dari serangan-serangan jahat.

Kemudian setelah kejadian itu Gili Beo berubah nama menjadi Tanah Lot (Tanah di laut), setelah melihat keajaiban dari DangHyang Nirartha akhirnya Bendesa Beraban Sakti menyerah dan kemudian dia menjadi pengikut setia Beliau untuk melanjutkan mengajarkan agama Hindu kepada masyarakat, dan untuk jasanya itu Dang Hyang Nirartha memberikan sebuah keris kepada Bendesa Beraban Sakti sebelum Beliau melanjutkan perjalanan suci nya (Keris adalah sebuah belati asimetris khas dari Indonesia yang dipakai sebagai senjata dan juga objek spiritual, keris sering dianggap memiliki kekuatan magis. Awal keris dikenal atau dibuat pada sekitar abad 1360 Masehi dan mungkin menyebar dari pulau ke pulau di seluruh Asia Tenggara).

Keris yang diberikan kepada Bendesa Beraban Sakti disebut Jaramenara atau keris Ki Baru Gajah, sampai sekarang keris itu disimpan dengan baik dan sucikan di Puri Kediri. Pada saat itu DangHyang Nirartha menyarankan kepada masyarakat untuk membuat pura (parahyangan) di Tanah Lot karena menurut getaran suci dan bimbingan supranatural Beliau di tempat ini adalah sebuah tempat yang sangat baik untuk memuja Tuhan, dari tempat ini kemudian masyarakat bisa menyembah kebesaran Tuhan dalam manifestasi-NYA sebagai Dewa Laut untuk keselamatan dan kesejahteraan dunia.

Terdapat 8 pura suci yang ada disekitar area Tanah Lot, masing-masing dengan fungsi dan tujuan sendiri.

  1. Pura Penataran – berlokasi di bagian utara dari Pura Tanah Lot, pura untuk memuja Tuhan dan manifestasi-NYA untuk kebahagiaan dan kesejahteraan.
  2. Pura Penyawang – berlokasi di bagian barat dari Pura Penataran, ini adalah tempat alternatif untuk bersembahyang karena pada saat air laut pasang orang-orang yang ingin bersembahyang tidak bisa naik dan masuk ke Pura Tanah Lot.
  3. Pura Jero Kandang – berlokasi sekitar 100 meter di sebelah barat Pura Penyawang, pura ini dibangun untuk memohon kepada Tuhan agar diberikan kesejahteraan dan keselamatan bagi ternak dan tanaman.
  4. Pura Enjung Galuh – berlokasi dekat dengan Pura Jero Kandang, pura ini dibangun untuk memuja Dewi Sri untuk kesuburan tanah dan pertanian.
  5. Pura Batu Bolong – berlokasi sekitar 100 meter disebelah barat Pura Enjung Galuh, pura ini digunakan pada saat upacara Melasti atau upacara penyucian.
  6. Pura Batu Mejan – berlokasi kurang lebih 100 meter pada bagian barat Pura Batu Bolong, Pura Batu Mejan juga disebut Pura Beji. Beji berarti mata air dalam bahasa Bali, masyarakat percaya bahwa air suci dari mata air ini bisa menyucikan segala sesuatu dari keburukan atau unsur-unsur negatif.
  7. Monumen Tri Antaka – Monumen ini dibuat untuk menghormati 3 pahlawan Bali, yaitu: I gusti Ketut KeregI Wayan Kamias dan I Nyoman Regug, yang telah berperang untuk mempertahankan pulau Bali dari penjajah tentara NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pada Juni 1946 di kawasan Tanah Lot.
  8. Pura Pakendungan – Berlokasi di bagian Barat kira-kira 300 meter dari Pura Tanah Lot. Di Pura Pekendungan inilah tempat dimana Dang Hyang Nirartha bermeditasi dan juga ditempat inilah keris sakti Jaramenara diberikan kepada Bendesa Beraban Sakti.

Pada tahun 1980, bagian pinggir karang Pura Tanah Lot terkikis karena mengalami abrasi dan menjadikan area di tempat suci ini berbahaya bagi keselamatan pengunjung dan pemedek (Pemedekadalah orang-orang yang akan bersembahyang di pura). Maka dilakukanlah proyek yang didukung oleh pemerintah Jepang dan Jerman untuk menanggulangi hal ini dan untuk menjaga pura yang bersejarah ini agar tetap berdiri kokoh di atas batu karang laut.

ByAsri Bali Tours

Pura Ulun Danu Beratan

Objek wisata Pura Ulun Danu Bratan Bali, pura Hindu yang terletak di tepi Danau Beratan Bedugul Bali, Indonesia. Tempat yang indah dan wajib dikunjungi

Pura Ulun Danu Beratan adalah sebuah tempat suci umat Hindu yang terletak di ujung danau Beratan, yang berada di kawasan wisata Bedugul, desa Candikuning, kecamatan Baturiti, kabupaten Tabanan, Bali. Dengan jarak tempuh kira-kira 56 km dari kota Denpasar dengan melewati jalan raya Denpasar – Singaraja.

Pura Ulun Danu Bratan adalah sebuah pura suci Hindu yang sangat terkenal di pulau Bali dan ketika air danau Bratan ini naik/pasang maka pura Ulun Danu akan terlihat seperti mengambang diatas air.

Sejarah Pura Ulun Danu Beratan Bedugul Bali
Sejarah pura Ulun Danu Bratan ini dapat diketahui berdasarkan data arkeologi dan data sejarah yang terdapat pada lontar babad Mengwi. Berdasarkan data arkeologi yang terdapat dan berlokasi pada halaman depan Pura Ulun Danu Bedugul ini adalah terdapat peninggalan benda-benda bersejarah seperti sebuah Sarkofagus batu dan papan batu yang diperkirakan telah ada sejak zaman megalitikum, sekitar 500 tahun sebelum Masehi.

Kedua artefak tersebut sampai sekarang diletakkan di halaman teras (babaturan) pura Ulun Danu. Dapat diperkirakan lokasi di Pura Ulun Danu Beratan ini telah digunakan sebagai tempat untuk mengadakan ritual sejak jaman tradisi megalitikum di pulau dewata.

Pura Ulun Danu Bratan – Bedugul, Bali, Indonesia
Berdasarkan dari Babad Mengwi, I Gusti Agung Putu sebagai pendiri dari kerajaan Mengwi telah mendirikan pura yang berada di ujung danau Beratan sebelum beliau mendirikan pura Taman Ayun, tidak dijelaskan dalam lontar babad Mengwi kapan tepat nya beliau mendirikan Pura Ulun Danu Beratan, tetapi dijelaskan tentang pendirian pura Taman Ayun dan upacaranya pada hari Anggara Kliwon Medangsia, tahun Çaka 1556 (tahun 1634 setelah Masehi).

Berdasarkan dari deskripsi dari babad Mengwi tersebut diketahui pura Ulun Danu Bratan didirikan sebelum tahun Saka 1556 oleh I Gusti Agung Putu. Sejak pendirian pura tersebut, kerajaan Mengwi menjadi tenteram dan sejahtera dan masyarakat pun menjuluki beliau “I Gusti Agung Sakti”

Komplek Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari 5 Pura dan satu buah Stupa Budha:

Pura Penataran Agung
Pura Penataran Agung dapat dilihat ketika melewati Candi Bentar (Gerbang terpisah) menuju Beratan. Pura ini berfungsi untuk memuja kebesaran Tuhan dalam manifestasi-NYA sebagai Tri Purusha Siwa yaitu Siwa, Sada Siwa, dan Parama Siwa untuk memohon anugerah kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia, dan untuk keseimbangan alam semesta.
Pura Dalem Purwa
Di dalam pura ini, terdapat 3 pelinggih utama yaitu Pelinggih Dalem Purwa sebagai tempat untuk memuja Dewi Durga dan Dewa Rudra yang dipuja sebagai sumber kemakmuran, Bale Murda Manik (Bale Pemaruman) sebagai tempat untuk parum/rapat/diskusi, dan Bale Panjang sebagai tempat untuk meletakkan sarana persembahan upacara. Pelinggih yang ada di pura ini menghadap ke arah timur yang terletak ditepi selatan Danau Beratan.
Pura Taman Beji
Pura ini berfungsi untuk melakukan upacara Ngebejiang (ritual penyucian sarana upacara), dan untuk memohon Tirta (air suci). di Pura Taman Beji ini juga berfungsi sebagai tempat untuk Melasti (Upacara pembersihan dan penyucian oleh umat Hindu di Bali) bagi masyrakat sekitar dan penduduk setempat.
Pura Lingga Petak
Pura ini sering disebut dengan Pura Ulun Danu Beratan, dan gambar pura ini juga terdapat pada lembaran uang kertas pecahan Rp. 50,000. Di dalam Pura Lingga Petak ini terdapat sebuah sumur suci dan keramat yang menyimpan Tirta Ulun Danu (Air Suci Ulun Danu). Selain daripada itu, di pura ini juga terdapat sebuah Lingga yang berwarna putih yang diapit oleh batu merah dan batu hitam.

Pura Lingga Petak (Pura Ulun Danu Bratan) dipercaya sebagai sumber utama air kesuburan dari Danau Beratan. Terdapat 2 pelinggih disini yaitu pelinggih yang memiliki atap/tumpang sebelas (Pelinggih Meru Tumpang Solas) menghadap ke arah selatan, dan pelinggih yang memiliki 3 tumpang/atap (Pelinggih Meru Tumpang Telu) yang masing-masing pintu nya menghadap ke empat penjuru arah mata angin.
Pura Prajapati
Pura Prajapati terletak di bawah pohon beringin besar, pura ini berfungsi sebagai tempat berstananya Dewi Durga. Pelinggih ini menghadap ke arah barat dan menjadi pura yang pertama kali di lihat setelah melewati tempat pembelian tiket masuk sebelum masuk ke area danau Bratan.
Stupa Budha
Di kawasan Pura Ulun Danu Bratan, juga terdapat sebuah Stupa Budha. Stupa ini menandakan keselarasan dalam kehidupan beragama. Stupa Budha ini menghadap ke arah selatan yang berlokasi diluar dari area utama dari komplek Pura Ulun Danu Beratan.
Pura Ulun Danu Beratan Bedugul sangat terkenal dengan keindahannya yang menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata favorit di pulau Bali. Tidak jauh dari lokasi pura terdapat beberapa akomodasi seperti hotel, villa, restoran untuk kenyamanan wisatawan, juga terdapat halaman parkir yang luas dan toko-toko suvenir untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang mengunjungi objek wisata pura Ulun Danu Beratan Bedugul ini. Tidak jauh dari objek wisata pura Ulun Danu juga terdapat tempat wisata menarik seperti Kebun Raya Bedugul dan pasar buah-buahan dan sayur-sayuran tradisional Bedugul.

ByAsri Bali Tours

Pura Besakih Tour

  • Tour kita mulai dengan mengunjungi Desa Gianyar yang terkenal dengan hasil tenunnya. Kertha Gosa adalah obyek kedua yang kita kunjungi. Di tempat ini terdapat sebuah bangunan dimana di langit-langit atapnya terdapat lukisan dengan gaya Kamasan yang menceritakan bagaimana hukuman yang akan kita terima nanti di dunia akhirat sebagai buah dari perbuatan kita selama masih hidup di dunia ini. Tour Selanjutnya beranjak menuju Pura Besakih. Pura ini merupakan pura terbesar di Bali, ibunya dari semua pura yang ada di Bali. Terletak di dasar Gunung Agung yang merupakan gunung tertinggi di Bali.
  • Konsep pemujaan di Pura ini terdiri dari 2 jenis yaitu pemujaan terhadap arwah leluhur yang disucikan (Pitara) dilakukan di masing-masing Pura Pedarman, dan pemujaan kepada Sang Penguasa Tunggal dalam 3 manifestasi-Nya sebagai penguasa alam roh, alam manusia, dan alam Dewa, dilakukan di Pura Penataran Agung. Dengan hawanya yang sejuk membuat kita betah berjalan-jalan mengelilingi areal pura yang sangat luas ini.
    Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Bukit Jambul untuk menikmati view sawah dan pemandangan yang indah. Bukit Jambul terkenal dengan pemandangan sawah berundak yang sangat memukau. Goa Lawah adalah tempat kunjungan kita berikutnya, di tempat ini terdapat goa yang disucikan dan dihuni oleh ribuan kelelawar yang bergelantungan di langit-langit goa. Selanjutnya kita menuju hotel untuk istirahat.
Pura Besakih Bali

Pura Besakih Bali

HARGA TOURS

PAKET A :

2 – 3 orang harga Rp 450.000/orang
4 – 5 orang harga Rp 335.000/orang
6 – 7 orang harga Rp 325.000/orang

Harga Termasuk :
Private mobil A/C, pemandu wisata, tiket masuk obyek, makan siang

Keterangan :
Ketentuan harga untuk anak-anak :

Anak-anak umur 3 – 11 tahun dikenakan 50% dari harga dewasa
Bayi / Infant dibawah 3 tahun tidak dikenakan biaya
Hanya berlaku untuk wisatawan domestik dan pemegang Kims atau Kitas danminimal peserta 2 orang (dewasa)
Harga Tour belum termasuk belanja keperluan pribadi dan Tipping untuk Guide & Sopir.
PAKET B :
Rp. 450.000 /mobil (max 5 orang)

Harga Termasuk :
Sewa mobil di bali AC, Driver dan Bensin Saja

Translate »