Category Archive Tempat Wisata di Bali

ByAsri Bali Tours

Pura Tanah Lot Bali

Pura Tanah Lot Bali atau juga disebut Pura Luhur Tanah Lot adalah sebuah tempat suci agama Hindu yang mempunyai keindahan yang natural dengan Tanah Lot sunset Bali yang memukau, Tanah Lot merupakan salah satu tempat terbaik di Bali untuk melihat sunset dan keindahan sunset Tanah Lot Bali adalah salah satu yang terindah di Bali.

Pura Tanah Lot Bali terletak di tepi pantai Tanah Lot dan berdiri di atas sebuah batu karang laut yang kokoh dan kuat, disebelah baratnya juga terdapat pura yang disebut Pura Batu Bolong yang juga memiliki pemandangan yang tidak kalah indahnya.

Tempat wisata Tanah Lot Bali pada saat sunset atau matahari terbenam adalah pemandangan yang terbaik dan sangat indah yang bisa kita nikmati ketika mengunjungi salah satu tempat/objek wisata favorit yang terkenal di Pulau Bali ini dan akan menjadikan liburan di Bali anda tidak terlupakan dan penuh kesan. Tempat suci ini adalah salah satu dari Pura Kahyangan Jagat, pura yang sangat sakral dan suci serta sangat dijaga kesucian dan kelestariannya oleh masyarakat Pulau Dewata.

Tanah Lot berasal dari kata “Tanah” yang artinya tanah dan “Lot” (Lod) yang artinya laut, karena letaknya di laut atau di pantai seperti mengambang ketika air laut pasang maka dapat diartikan Tanah Lot berarti sebuah Tanah atau Pulau yang terletak di laut, oleh karena itu orang-orang pun menyebutnya Tanah Lot.

Pura Tanah Lot berlokasi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, di pesisir selatan pulau Bali kurang lebih 25 kilometer dari Kota Denpasar. Pura Tanah Lot terletak di atas batu karang laut besar menghadap ke samudra Hindia. Tempat ibadah ini adalah sebuah pura Hindu yang dibangun untuk memuja Tuhan dalam manifestasi-NYA sebagai Dewa Laut atau Dewa Baruna untuk keselamatan dan kesejahteraan dunia serta keseimbangan antara laut dan bumi.

Sejarah Pura Tanah Lot

Cerita asal mula berdirinya Pura Tanah Lot atau sejarah Pura Tanah Lot Bali ini sangat erat kaitannya dengan perjalanan suci dari Blambangan (pulau Jawa) ke Pulau Bali dari seorang pendeta suci yang bernama DangHyang Nirartha untuk menyebarkan agama Hindu di pulau dewata, masyarakat juga menyebut Beliau dengan sebutan DangHyang Dwijendra atau Pedanda Sakti Wawu Rauh. Pemimpin (Raja) di Bali pada saat itu adalah Raja Dalem Waturenggong sekitar abad ke-16 Masehi.

Sejarah Pura Tanah Lot Bali di dalam Dwijendra Tatwa di jelaskan suatu ketika Dang Hyang Nirartha kembali ke Pura Rambut Siwi dalam perjalanannya ke pulau Bali, dimana Beliau pertama kali tiba di Bali dari Blambangan pada tahun Saka 1411 atau 1489 Masehi, Beliau telah berhenti di Pura Rambut Siwi ini. Ketika berada di Pura ini untuk beberapa saat, kemudian Beliau melanjutkan perjalanannya menuju Timur (Purwa) dan sebelum meninggalkan tempat itu Beliau menyempatkan diri untuk melakukan upacara “Surya Cewana” dengan masyarakat disekitar sana, setelah memercikkan air suci (tirtha) kepada masyarakat yang ikut bergabung dalam persembahyangan kemudian Beliau meninggalkan pura dan berjalan melanjutkan perjalanan ke Timur, perjalanan Beliau melewati pesisir pantai selatan pulau Bali dan diikuti oleh beberapa pengikut setia Beliau.

Tanah Lot Temple – Bali, Indonesia

Di dalam perjalanan suci ini Dang Hyang Nirartha sangat menikmati dan kagum dengan keindahan pesisir pantai selatan Bali dengan keindahan yang alami yang sangat menarik. Beliau membayangkan bagaimana kebesaran Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) telah menciptakan dunia dan beserta isinya untuk kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Dalam hati Beliau terbisik bahwa tugas seluruh makhluk hidup di dunia khususnya manusia untuk berterima kasih dan menjaga apa yang telah diciptakan-NYA.

Setelah melakukan perjalanan yang panjang akhirnya Dang Hyang Nirartha tiba dan berhenti di sebuah pantai yang terdapat batu karang dan juga terdapat mata air, batu karang itu disebut Gili Beo, “Gili” artinya pulau kecil dan “Beo” artinya burung, jadi Gili Beo berarti pulau kecil yang menyerupai burung.

Pada waktu itu di kawasan Desa Beraban ini di pimpin oleh Bendesa Beraban Sakti, kemudian di tempat inilah DangHyang Nirartha berhenti dan beristirahat, tidak lama Beliau beristirahat datanglah para nelayan yang ingin bertemu dengan Beliau dan membawakan beberapa persembahan untuk Beliau, dan setelah senja tiba mereka memohon kepada Beliau untuk bermalam di rumah mereka, tetapi permohonan mereka ditolak oleh Beliau dan Beliau lebih memilih untuk bermalam di Gili Beo karena di tempat ini Beliau bisa menikmati udara yang segar dengan pemandangan yang indah dan bisa melepaskan pandangan ke segala arah.

Pada malam hari sebelum Beliau beristirahat, Beliau menyempatkan diri untuk mengajarkan agama dan moral kepada masyarakat yang datang kepada Beliau, tetapi kehadiran Dang Hyang Nirartha ini tidak disukai oleh Bendesa Beraban Sakti, karena ajaran-ajarannya tidak sesuai dan tidak searah dengan ajaran-ajaran dari Dang Hyang Nirartha dan ini membuat Bendesa Beraban Sakti menjadi marah dan dia mengundang pengikut-pengikutnya untuk mengusir DangHyang Nirartha dari kawasan itu, kemudian untuk memproteksi diri Beliau dari agresi Bendesa Beraban Sakti akhirnya dengan kekuatan supranatural Beliau kemudian Gili Beo dipindahkan agak ketengah ke laut dan Beliau menciptakan ular dari selendang yang Beliau pakai untuk menjaga Gili Beo agar selalu aman dari serangan-serangan jahat.

Kemudian setelah kejadian itu Gili Beo berubah nama menjadi Tanah Lot (Tanah di laut), setelah melihat keajaiban dari DangHyang Nirartha akhirnya Bendesa Beraban Sakti menyerah dan kemudian dia menjadi pengikut setia Beliau untuk melanjutkan mengajarkan agama Hindu kepada masyarakat, dan untuk jasanya itu Dang Hyang Nirartha memberikan sebuah keris kepada Bendesa Beraban Sakti sebelum Beliau melanjutkan perjalanan suci nya (Keris adalah sebuah belati asimetris khas dari Indonesia yang dipakai sebagai senjata dan juga objek spiritual, keris sering dianggap memiliki kekuatan magis. Awal keris dikenal atau dibuat pada sekitar abad 1360 Masehi dan mungkin menyebar dari pulau ke pulau di seluruh Asia Tenggara).

Keris yang diberikan kepada Bendesa Beraban Sakti disebut Jaramenara atau keris Ki Baru Gajah, sampai sekarang keris itu disimpan dengan baik dan sucikan di Puri Kediri. Pada saat itu DangHyang Nirartha menyarankan kepada masyarakat untuk membuat pura (parahyangan) di Tanah Lot karena menurut getaran suci dan bimbingan supranatural Beliau di tempat ini adalah sebuah tempat yang sangat baik untuk memuja Tuhan, dari tempat ini kemudian masyarakat bisa menyembah kebesaran Tuhan dalam manifestasi-NYA sebagai Dewa Laut untuk keselamatan dan kesejahteraan dunia.

Terdapat 8 pura suci yang ada disekitar area Tanah Lot, masing-masing dengan fungsi dan tujuan sendiri.

  1. Pura Penataran – berlokasi di bagian utara dari Pura Tanah Lot, pura untuk memuja Tuhan dan manifestasi-NYA untuk kebahagiaan dan kesejahteraan.
  2. Pura Penyawang – berlokasi di bagian barat dari Pura Penataran, ini adalah tempat alternatif untuk bersembahyang karena pada saat air laut pasang orang-orang yang ingin bersembahyang tidak bisa naik dan masuk ke Pura Tanah Lot.
  3. Pura Jero Kandang – berlokasi sekitar 100 meter di sebelah barat Pura Penyawang, pura ini dibangun untuk memohon kepada Tuhan agar diberikan kesejahteraan dan keselamatan bagi ternak dan tanaman.
  4. Pura Enjung Galuh – berlokasi dekat dengan Pura Jero Kandang, pura ini dibangun untuk memuja Dewi Sri untuk kesuburan tanah dan pertanian.
  5. Pura Batu Bolong – berlokasi sekitar 100 meter disebelah barat Pura Enjung Galuh, pura ini digunakan pada saat upacara Melasti atau upacara penyucian.
  6. Pura Batu Mejan – berlokasi kurang lebih 100 meter pada bagian barat Pura Batu Bolong, Pura Batu Mejan juga disebut Pura Beji. Beji berarti mata air dalam bahasa Bali, masyarakat percaya bahwa air suci dari mata air ini bisa menyucikan segala sesuatu dari keburukan atau unsur-unsur negatif.
  7. Monumen Tri Antaka – Monumen ini dibuat untuk menghormati 3 pahlawan Bali, yaitu: I gusti Ketut KeregI Wayan Kamias dan I Nyoman Regug, yang telah berperang untuk mempertahankan pulau Bali dari penjajah tentara NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pada Juni 1946 di kawasan Tanah Lot.
  8. Pura Pakendungan – Berlokasi di bagian Barat kira-kira 300 meter dari Pura Tanah Lot. Di Pura Pekendungan inilah tempat dimana Dang Hyang Nirartha bermeditasi dan juga ditempat inilah keris sakti Jaramenara diberikan kepada Bendesa Beraban Sakti.

Pada tahun 1980, bagian pinggir karang Pura Tanah Lot terkikis karena mengalami abrasi dan menjadikan area di tempat suci ini berbahaya bagi keselamatan pengunjung dan pemedek (Pemedekadalah orang-orang yang akan bersembahyang di pura). Maka dilakukanlah proyek yang didukung oleh pemerintah Jepang dan Jerman untuk menanggulangi hal ini dan untuk menjaga pura yang bersejarah ini agar tetap berdiri kokoh di atas batu karang laut.

ByAsri Bali Tours

Pura Ulun Danu Beratan

Objek wisata Pura Ulun Danu Bratan Bali, pura Hindu yang terletak di tepi Danau Beratan Bedugul Bali, Indonesia. Tempat yang indah dan wajib dikunjungi

Pura Ulun Danu Beratan adalah sebuah tempat suci umat Hindu yang terletak di ujung danau Beratan, yang berada di kawasan wisata Bedugul, desa Candikuning, kecamatan Baturiti, kabupaten Tabanan, Bali. Dengan jarak tempuh kira-kira 56 km dari kota Denpasar dengan melewati jalan raya Denpasar – Singaraja.

Pura Ulun Danu Bratan adalah sebuah pura suci Hindu yang sangat terkenal di pulau Bali dan ketika air danau Bratan ini naik/pasang maka pura Ulun Danu akan terlihat seperti mengambang diatas air.

Sejarah Pura Ulun Danu Beratan Bedugul Bali
Sejarah pura Ulun Danu Bratan ini dapat diketahui berdasarkan data arkeologi dan data sejarah yang terdapat pada lontar babad Mengwi. Berdasarkan data arkeologi yang terdapat dan berlokasi pada halaman depan Pura Ulun Danu Bedugul ini adalah terdapat peninggalan benda-benda bersejarah seperti sebuah Sarkofagus batu dan papan batu yang diperkirakan telah ada sejak zaman megalitikum, sekitar 500 tahun sebelum Masehi.

Kedua artefak tersebut sampai sekarang diletakkan di halaman teras (babaturan) pura Ulun Danu. Dapat diperkirakan lokasi di Pura Ulun Danu Beratan ini telah digunakan sebagai tempat untuk mengadakan ritual sejak jaman tradisi megalitikum di pulau dewata.

Pura Ulun Danu Bratan – Bedugul, Bali, Indonesia
Berdasarkan dari Babad Mengwi, I Gusti Agung Putu sebagai pendiri dari kerajaan Mengwi telah mendirikan pura yang berada di ujung danau Beratan sebelum beliau mendirikan pura Taman Ayun, tidak dijelaskan dalam lontar babad Mengwi kapan tepat nya beliau mendirikan Pura Ulun Danu Beratan, tetapi dijelaskan tentang pendirian pura Taman Ayun dan upacaranya pada hari Anggara Kliwon Medangsia, tahun Çaka 1556 (tahun 1634 setelah Masehi).

Berdasarkan dari deskripsi dari babad Mengwi tersebut diketahui pura Ulun Danu Bratan didirikan sebelum tahun Saka 1556 oleh I Gusti Agung Putu. Sejak pendirian pura tersebut, kerajaan Mengwi menjadi tenteram dan sejahtera dan masyarakat pun menjuluki beliau “I Gusti Agung Sakti”

Komplek Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari 5 Pura dan satu buah Stupa Budha:

Pura Penataran Agung
Pura Penataran Agung dapat dilihat ketika melewati Candi Bentar (Gerbang terpisah) menuju Beratan. Pura ini berfungsi untuk memuja kebesaran Tuhan dalam manifestasi-NYA sebagai Tri Purusha Siwa yaitu Siwa, Sada Siwa, dan Parama Siwa untuk memohon anugerah kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia, dan untuk keseimbangan alam semesta.
Pura Dalem Purwa
Di dalam pura ini, terdapat 3 pelinggih utama yaitu Pelinggih Dalem Purwa sebagai tempat untuk memuja Dewi Durga dan Dewa Rudra yang dipuja sebagai sumber kemakmuran, Bale Murda Manik (Bale Pemaruman) sebagai tempat untuk parum/rapat/diskusi, dan Bale Panjang sebagai tempat untuk meletakkan sarana persembahan upacara. Pelinggih yang ada di pura ini menghadap ke arah timur yang terletak ditepi selatan Danau Beratan.
Pura Taman Beji
Pura ini berfungsi untuk melakukan upacara Ngebejiang (ritual penyucian sarana upacara), dan untuk memohon Tirta (air suci). di Pura Taman Beji ini juga berfungsi sebagai tempat untuk Melasti (Upacara pembersihan dan penyucian oleh umat Hindu di Bali) bagi masyrakat sekitar dan penduduk setempat.
Pura Lingga Petak
Pura ini sering disebut dengan Pura Ulun Danu Beratan, dan gambar pura ini juga terdapat pada lembaran uang kertas pecahan Rp. 50,000. Di dalam Pura Lingga Petak ini terdapat sebuah sumur suci dan keramat yang menyimpan Tirta Ulun Danu (Air Suci Ulun Danu). Selain daripada itu, di pura ini juga terdapat sebuah Lingga yang berwarna putih yang diapit oleh batu merah dan batu hitam.

Pura Lingga Petak (Pura Ulun Danu Bratan) dipercaya sebagai sumber utama air kesuburan dari Danau Beratan. Terdapat 2 pelinggih disini yaitu pelinggih yang memiliki atap/tumpang sebelas (Pelinggih Meru Tumpang Solas) menghadap ke arah selatan, dan pelinggih yang memiliki 3 tumpang/atap (Pelinggih Meru Tumpang Telu) yang masing-masing pintu nya menghadap ke empat penjuru arah mata angin.
Pura Prajapati
Pura Prajapati terletak di bawah pohon beringin besar, pura ini berfungsi sebagai tempat berstananya Dewi Durga. Pelinggih ini menghadap ke arah barat dan menjadi pura yang pertama kali di lihat setelah melewati tempat pembelian tiket masuk sebelum masuk ke area danau Bratan.
Stupa Budha
Di kawasan Pura Ulun Danu Bratan, juga terdapat sebuah Stupa Budha. Stupa ini menandakan keselarasan dalam kehidupan beragama. Stupa Budha ini menghadap ke arah selatan yang berlokasi diluar dari area utama dari komplek Pura Ulun Danu Beratan.
Pura Ulun Danu Beratan Bedugul sangat terkenal dengan keindahannya yang menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata favorit di pulau Bali. Tidak jauh dari lokasi pura terdapat beberapa akomodasi seperti hotel, villa, restoran untuk kenyamanan wisatawan, juga terdapat halaman parkir yang luas dan toko-toko suvenir untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang mengunjungi objek wisata pura Ulun Danu Beratan Bedugul ini. Tidak jauh dari objek wisata pura Ulun Danu juga terdapat tempat wisata menarik seperti Kebun Raya Bedugul dan pasar buah-buahan dan sayur-sayuran tradisional Bedugul.

ByAsri Bali Tours

WaterBom Bali

Asri Bali Tours Juga menawarkan arternatif liburan untuk anda yang ingin mengisi akhir pekan anda bersama keluarga ,teman atau kerabat anda.

 

Waterbom Kuta Bali  adalah suatu tempat wisata rekreasi permainan air dengan berbagai macam wahana permainan yang terletak di jantung keramian wisata Kuta – Bali

Waterbom Kuta Bali, siapa yang tidak kenal dengan wahana permainan air yang satu ini. Berlokasi tepat di jantung wisata Kuta menjadikan waterbom Kuta ini menjadi alternative liburan di bali anda. Berbagai macam wahana permainan bisa di nikmati. Waterbom ini menjadi salah satu tempat wisata terbaik di Bali.

waterbomwaterbom1waterbom2

Liburan di Bali anda tidak akan lengkap rasanya jika tidak mampir sejenak ke Waterbom Bali ini, tidak ada salahnya memanjakan buah hati atau keluarga tercinta anda. Wahana ini sudah di rancang sedemikian rupa sehingga pastinya wahana ini akan menjadi favorit bagi anda yang liburan ke Bali. Bagaimana tidak, Waterbom yang luasnya mencapai 500 meter persegi ini akan memberikan sensasi lain daripada yang lain. Sebagai sarana alternative liburan Bali anda bersama keluarga maupun rekan kerja. Waterbom Kuta ini menjadi tempat yang favorit, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Harga Paket WaterBom Bali (Dalam Rp per orang)

Dewasa

190.000

Anak -anak

150.000

Family (2A2C)

650.000

Jadi WaterBom Kuta Bali adalah salah satu alternatif pilihan program asribalitours.com bagi wisatawanyang memiliki liburan akhir pekan .

book_now_small

ByAsri Bali Tours

Wisata Di Buleleng Bali

Wisata di Buleleng Bali Indonesia ada 10 tempat wisata yang menarik di Buleleng utara bali 

Kabupaten Buleleng adalah salah satu kabupaten di provinsi Bali, Indonesia. dengan ibu kota kabupatennya yaitu Kota Singaraja. Kabupaten Buleleng di sebelah utara berbatasan langsung dengan Laut Bali , Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Jembrana, Kabupaten Karangasem di sebelah timur dan Kabupaten Bangli, Tabanan serta Badung di sebelah selatan.

 

Kabupaten yang memiliki garis pantai membentang sepanjang 144 km dari sebelah timur perbatasan karangasem sampai ujung barat perbatasan Jembana ini tentunya memiliki potensi hasil laut yang besar, selain itu juga sebagai penghasil pertanian dengan banyak ragam jenis hasil pertanian.

 

Disamping potensi dari luasnya garis pantai dan hasil pertanian yang ada, juga terdapat potensi pariwisata yang sudah dikenal luas para tamu mancanegara dan dalam negeri. Selama berlibur di Singaraja rasanya kurang lengkap jika belum mengunjungi tempat – tempat wisata yang ada di Kabupaten Buleleng.

 

Tempat – tempat pariwisata yang wajib dikunjungi di Kabupaten Buleleng adalah seperti dibawah ini :

 

1. Pantai Lovina (Lovina Beach)

lovina2

Kawasan wisata pantai dengan air laut yang tenang, pasir pantai berwarna kehitam-hitaman bercampur dengan butiran pasir putih dengan karang laut beserta ikan-ikan tropisnya apalagi ditambah adanya lumba – lumba yang jinak yang setiap hari muncul di pantai ini menjadikan pantai ini dikenal sampai mancanegara.

 

 

 

lumba baLokasi pantai lovina kurang lebih 7 km barat ota Singaraja, kondisi pantai lovina yang berair tenang cocok untuk berbagai aktivitas seperti : berenang, snorkling, memancing, berlayar dengan perahu tradisional yang banyak bisa dijumpai disana.Disamping daya tarik tersebut di atas, yang paling unik yaitu adanya ikan lumba-lumba dipantai ini yang merupakan habitat aslinya. Ikan lumba-lumba yang jumlahnya ratusan ini dapat dilihat di pagi hari.

 

 

2. Danau Buyan dan Tamblingan

 

danau buyanDanau Buyan dan Danau Tamblingan, pesona keaslian kedua danau ini memiliki daya tarik yang sangat mempesona. Keaslian alam dikawasan ini masih terasa, misalnya dengan tidak adanya penggunaan perahu bermotor di kedua danau ini, dan jarangnya aktivitas yang tampak diarea ini. Warga setempat hanya menggunakan perahu-perahu kecil. Secara administrasi Danau Buyan dan Danau Tamblingan masuk ke dalam wilayah Kecamatan Sukasada, kurang lebih 21 km sebelah Selatan Kota Singaraja.

 

danau tamblinganDengan udara yang sejuk dikelilingi pegunungan yang serba hijau, suasana yang tenang dan nyaman, bisa dibilang cukup ideal bagi yang suka ketenangan jauh dari bisingnya kota. Disepanjang pinggir danau tampak kera-kera bahkan sampai dipinggi jalan raya sebelah danau Buyan jurusan Denpasar-Singaraja, menambah daya tarik kawasan ini sebagai obyek wisata.

 

 

3. Air Terjun Gitgit

 

gitgitAir terjun ini berjarak kurang lebih 11 km dari Kota Singaraja ke arah selatan menuju Desa Pancasari dan Bedugul. Air terjun ini memiliki ketinggian ± 35 meter tampak sangat asri dan memiliki panorama yang indah dan berada di lingkungan yang berhawa sejuk. Untuk mencapai lokasi air terjun , dengan jalan yang menurun berjalan kaki dari tempat Parkir kendaraan. Ketika mulai menapaki jalan turun telah terdengar deburan suara air terjun dan kicauan burung, disisi lain tampak hamparan sawah, perkebunan cengkeh dan kopi / begitu pula tumbuhan bambu sepanjang jalan menuju air terjun menyuguhkan suasana damai dan alami.

 

gitgit1Untuk menuju lokasi, menapaki jalan sedikit mendaki dan ini bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk kegiatan trekking. Letaknya yang tidak jauh dari kawasan Lovina yaitu di Br Labuhan Haji, Desa Temukus Kecamatan Banjar, sekitar 13 km dari Singaraja. Dikawasan air terjun ini, tidak jauh dari air terjun Singsing ini, terdapat sebuah monumen yang melambangkan kepahlawanan rakyat Banjar yang mampu melawan penjajah belanda.

 

 

5.Taman Nasional Bali Barat

 

taman nasionalbbTaman Nasional Bali Barat (TNBB), memiliki berbagai jenis flora dan fauna liar, yang beberapa diantaranya berstatus langka yang sangat dilindungi. TNBB dengan lahan seluas 19.002,89 ha. berada di ujung barat kabupaten buleleng, untuk mencapai arah ke pelabuhan gilimanuk.

 

 

 

6. Pulau Menjangan

 

menjanganUntuk mencapai pulau ini para wisatawan harus naik perahu bermotor (boat) dari tempat penyeberangan salah satunya di Labuhan lalang, menenempuh perjalanan laut sekitar 30 menit dari Labuhan lalang ini.

 

 

 

menjangan1Pulau menjangan merupakan pulau kecil tanpa penghuni, menawarkan potensi keindahan bawah laut sangat cocok untuk aktivitas Snorkeling dan Scuba Diving. Keindahan alam bawah lautnya dengan berbagai bentuk dan warna terumbu karang serta flora dan fauna laut sehingga banyak di datangi oleh kelompok – kelompok diving dari mancanegara. Sekitar pulau juga tampak bebrapa hewan menjangan yang sengaja dibawa dari daratan Taman Nasional Bali Barat Bali.

 

7. Air Panas Banjar

 

banjarSumber mata air Panas Banjar diperkirakan berusia sudah lama yaitu sejak jaman pendudukan Jepang telah mulai dibenahi dan dimanfaatkan. Air panas yang banyak mengandung belerang diyakini banyak menyembuhkan penyakit kulit. Sampai saat ini pemandian tersebut ramai dikunjungi masyarakat dan para wisatwan untuk berendam dan berenang. Lokasi kawasan wisata ini kurang lebih 24 km arah barat kota Singaraja.

 

8. Air Sanih

 

air sanihAir Sanih atau biasa disebut Yeh Sanih adalah pemandian alami yang terletak sekitar 17 km timur kota Singaraja. Dikawasan ini ada dua kolam ditempat pemandian, satu untuk orang dewasa dan satu untuk anak-anak. Beberapa meter di sebelah utaranya dikelilingi oleh laut yang relatif aman untuk berenang dan aktifitas olah raga air lainnya atau hanya sekedar berbaring bermalas-malasan di atas pasir pantai yang hitam. Disekitar obyek ini telah tersedia beberapa penginapan kecil dan restoran dan areal parkir sebagai sarana pendukungnya.

 

9. Eks Pelabuhan Buleleng

 

pelabuhanbulEks Pelabuhan Buleleng ini dahulunya adalah pintu utama bisnis di pulau Bal, melalui Pelabuhan Buleleng ini hampir sebagian besar pengiriman hewan ternak seperti sapi, babi, serta hasil perkebunan, seperti kopi dan cengkeh asal Bali yang diekspor ke Singapura dan negara lainnya. Di pelabuhan ini pula berlabuh kapal-kapal besar yang menghubungkan pulau Bali dengan kota-kota pelabuhan besar lainnya yang ada di tanah air.

 

pelabuhanul1Saat ini Pelabuhan telah menjadi kawasan wisata kota Eks Pelabuhan Buleleng dan menjadi salah satu tempat menarik untuk nongkrong di Singaraja. Keramaian yang padat biasanya di setiap minggu pagi. Karena banyak warga Singaraja di minggu pagi melakukan aktivitas olahraga seperti lari pagi dan juga bersepeda. Di malam hari pun, kegiatan tidak kalah ramainya, bahkan terkadang lebih ramai dibandingkan pagi hari. Malam hari banyak pedagang terutama penjual makanan yang berjualan disini. Hal ini menyebabkan suasana pelabuhan tampak ramai ketika di malam hari. Selain pedagang juga banyak anak muda Singaraja yang mangkal dan nongkrong di pelabuhan ini sepanjang malam.

 

10. Pantai Penimbangan

 

Pantai Penimbangan sebagai destinasi yang selalu ramai setiap harinya, terutama saat sore hari menjelang petang. Pantai yang terkelola dengan baik dan bersih ini biasa di ramaikan sebagian besar kawula muda kota singaraja. Dikawasan ini sambil nongkrong banyak tersedia warung-warung tenda dengan aneka hidangan yg menarik dan murah.

ByAsri Bali Tours

Denpasar Tour

Sejak Denpasar  merupakan salah satu tempat Tour pilihan di Bali  selain juga sebagai ibukota provinsi dan juga kota madya, Denpasar menawarkan beberapa tempat-tempat menarik yang patut anda kunjungi diantaranya Museum Bali, Art Centre dan Monumen Bajra sandi juga pasar Kumbasari yang sering dikunjungi para wisatawan yang ingin membeli aneka kerajinan ataupun oleh-oleh khas Bali dan berikut sekilas informasi tentang Denpasar

bajra_santi3

Denpasar sebagai pusat pemerintahan Bali, pusat bisnis di Bali merupakan ibukota dari Propinsi Bali. Jalan Gajah Mada yang dulunya merupakan pusat bisnis, sampai saat ini dimana kantor-kantor Bank, restaurant dan pusat pemerintahan Kotamadya Denpasar, termasuk juga pasar Badung dan Kumbasari, sebagai pusat perekonomian di kota Denpasar, terletak di jalan ini. Objek wisata Kota Denpasar  merupakan pusat ekonomi pulau Bali, di sini terjadi pertemuan antara budaya tradisional Bali dengan budaya barat. Dahulu banyak para pedagang dari negara Arab dan Tiongkok yang datang ke sini untuk berdagang. Kemacetan karena mobil dan sepeda motor sangat terasa sekali saat memasuki jalan Gajah Mada ini.

pasar-badung3

Denpasar dijadikan pusat pemerintahan bagi Tingkat II Badung maupun Tingkat I Bali mengalami pertumbuhan yang sangat cepat baik dalam artian fisik, ekonomi, maupun sosial budaya. Keadaan fisik Kota Denpasar dan sekitarnya telah sedemikian maju serta pula kehidupan masyarakatnya telah banyak menunjukkan ciri-ciri dan sifat perkotaan. Denpasar menjadi pusat pemerintahan, pusat perdagangan, pusat pendidikan, pusat industri dan pusat pariwisata yang terdiri dari 4 Kecamatan, yaitu Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar Timur, Denpasar Utara dan Denpasar Selatan.

Untuk bisa mengunjungi Denpasar dan sekitarnya ini, wisatawan bisa ikut paket half days tours  kami telah susun rute perjalanannya ataupun bisa sewa mobil + supir + bbm menentukan sendiri rute perjalanan untuk menjelajahi wilayah Denpasar ini selama liburan.

ByAsri Bali Tours

Tempat Surfing di Bali

Tempat wisata Pantai  yang ada di Bali selain identik dengan pemandangan yang indah, beberapa ada yang memiliki pasir putih dengan nuansa matahari terbenam yang eksotik, namun yang lebih menjadi primadona juga bagi para peselancar adalah tempat surfing yang menantang dan selalu menjadi incaran bagi yang suka tantangan dan wisata bahari. Di Bali pantai-pantai yang difungsikan untuk surfing adalah pantai yang mempunyai ombak yang bagus dan besar, dan hampir sebagian pantai di Bali menjadi tempat surfing yang handal, den sebagian untuk menyelam, memancing, snorkeling dan menjadi berbagai aktifitas watersport seperti di Tanjung Benoa.

canggu-beach-382

Kawasan pantai yang paling banyak dijadikan tempat surfing adalah wilayah Bali Selatan, seperti Kuta dan Pecatu, begitu juga beberapa pantai lainnya seperti yang terletak di daerah Tabanan, Negara dan Gianyar. Tempat-tempat surfing di Bali ini, selain memiliki ombak yang bagus juga memiliki pemandangan yang indah, apalagi di daerah Kuta Selatan, seperti Dreamland, Padang-Padang, Balangan, Green Bowl, pantai Pandawa, Nyang-nyang, Karma Kandara, Suluban dan Labuhan Sait pantai-pantai ini terletak di daerah Pecatu yang tifikal pantainya berpasir putih, pantai berbatasan langsung dengan bukit, sehingga banyak terdapat, tebing-tebing terjal yang mengelilingi kawasan pantai, sehingga, selain bisa olahraga  air juga terhibur dengan pemandangan alam yang memukau, dengan balutan panorama sunset di senja hari.

rob_machado_Uluwatu_bali_surf

Pantai Kuta adalah tempat surfing yang terfavorit yang tidak pernah ditinggalkan, nuansa alam sunset yang menjadi primadona pengunjung pada sore hari, membuat pantai ini tidak pernah sepi pengunjung. Jika anda penggemar olahraga selancar beberapa pantai lainnya yang perlu dikunjungi seperti pantai Legian, Seminyak, Peti Tenget,  Canggu, Soka dan Keramas. Atur perjalanan tour anda bersama supir wisata kami yang sudah berpengalaman.

Kunjungi juga Tempat wisata di Bali dan pantai-pantai di Bali

ByAsri Bali Tours

Wisata Tanjung Benoa

Tanjung Benoa  berlokasi bertetanggaan dengan kawasan wisata Nusa Dua ternyata memiliki daya tarik yang unik. Di tengah tenangnya lautan di kawasan pantai ini, ternyata membawa berkah.

imagesbananaboat2

 

 

 

 


 

Lokasi Tanjung Benoa
————————

Tanjung Benoa berada di ujung tenggara pulau Bali dan bertetanggaan dengan kawasan Nusa Dua. Dapat ditempuh dalam 35 menit dari Kuta, 40 menit dari Sanur dan 20 menit dari Airport Ngurah Rai.

————————
Tanjung Benoa Watersport
———————–
Tanjung benoa menjadi tempat yang sangat cocok untuk kegiatan watersport atau olahraga air. Pantai di kawasan ini sangat tenang berbeda dengan di Kuta, Sanur atau Uluwatu sehingga menjadikan kawasan ini sebagai satu-satunya tempat untuk permainan-permainan menyenangkan ini.

Olah raga air yang bisa dinikmati di sini diantaranya adalah  jetski , parasailing , banana boat , scuba diving , snorkeling , kunjungan ke Turtle Island ( Pulau Penyu ) . Flying Fish

Kegiatan biasanya dimulai di pagi hari sekitar jam 8 sampai dengan jam 2-an, karena setelah itu air akan surut dan Anda tidak bisa menikmati permainan-permainan lagi karena boatnya tidak bisa digunakan.

Permainan air di Tanjung Benoa sangat aman untuk anak-anak dan juga orang dewasa. Selain itu, semua paket watersport sudah termasuk asuransi.

Dengan instruktur-instruktur yang handal, akan memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan Anda saat menikmati permainan di sini.

Please note, hati-hati tertarik dengan paket watersport harga miring yang kualitas pelayanannya bisa mengecewakan. Harga mencerminkan kualitas pelayanan.

PENTING! Harga internet ini TIDAK berlaku apabila pemesanan langsung di lokasi. Harga ini HANYA bisa didapat dengan membeli voucher melalui website ini.

ByAsri Bali Tours

Bedugul Bali

Wisata alam dengan tempat yg sejuk di Bali, jalan2 ajah ke Bedugul. Salah satu tempat tertinggi di Bali dengan hamparan pegunungan dan danaunya yg sangat indah, yaitu Danau Beratan. Kalau dari daerah Kuta seh sekitar 2 jam drive. Lumayan jauh emang. Bedugul berada di desa Candikuning, Tabanan, merupakan perbatasan antara kab.Tabanan dgn kab.Buleleng. Suhu rata-rata di daerah Bedugul siang harinya berkisar 18-22 derajat Celcius. Yah lumayan dingin seh. Apalagi kalau pas lagi hujan dan angin, tambah dingiiinnn….

Kebun Raya

Kebun Raya

Tiket masuk per-orang adalah IDR 7.500.- utk domestik dan IDR 10rb utk foreigner. Setelah membayar tiket, kita akan melihat sebuah taman yg sejuk dan hijau banget dengan bunga2 beraneka ragam. Melewati jalan setapak, kita akan mencapai sebuah gapura besar yg merupakan pintu masuk menuju Pura Ulundanu. Coba lihat ke arah kiri, disana ada candi Budha yg sampai skrng masih dipakai utk pemujaan.

Pemandangan alam Danau Beratan yg ada di Bedugul ini sangat indah. Hamparan danau sedalam 23meter membuat mata menjadi sejuk dan damai. Belum lagi ada sebuah pura luhur yaitu pura Ulundanu yg berada ditengah2 danau. Wow…cantik sekali. Pura Ulundanu adalah tempat pemujaan untuk Dewi Danu atau Dewi Sri sebagai dewi kemakmuran yg dibangun sekitar abad XVI. Pura ini memiliki atap (meru) sebanyak 11 tingkat. Kalo pernah liat iklan Djarum76 di tv..nah mereka mengambil lokasi syuting di Danau Beratan dgn Pura Ulundanu-nya sbg background. Kalo maseh penasaran, datang ajah deh ke Bedugul….

Letak / Lokasi Bedugul
Danau Bedugul terletak di Kabupaten Tabanan. Danau Bedugul ini merupakan tempat wisata pilihan di Bali, Suhu udara di Bedugul jauh lebih dingin dibandingkan tempat wisata lainnya. Dengan suhu kurang lebih 18 Derajat Celcius.

Sejarah Bedugul
Bedugul berasal dari kata Bedogol. Bedugul ini adalah danau beratan yang paling dangkal, di daerah danau Bedugul ini banyak terdapat hasil pertanian. Hasil pertanian disini yang paling banyak dijumpai adalah buah buahan dan sayuran. Banyak jenis buah-buahan disini diantaranya adalah buah markisa, buah anggur, dan buah manila.

Kondisi Fisik Bangunan Bedugul
Secara global bangunan yang terdapa pada danau Bedugul ini adalah bersifat kuno atau bersifat khas zaman dahuu. Danau tersebut tempatnya juga bersih dan tidak kotor.

Pembagian-pembagian ruang Bedugul
Bangunan-bangunan yang terdapat di Bedugul yaitu kios-kios tempat penjualan oleh-oleh diantaranya adalah kios buah-buahan, supermarket, tempat bangunan untuk menikmati danau Bedugul.

Pengunjung, Pembeli di Bedugul
Banyak pengunjung yang datang ke danau Bedugul. Turis-turispun banyak yang datang kesana. Disana juga banyak orang yang membeli baju, buah-buahan atau hiasan-hiasan dinding yang tersedia disana. Pengunjung banyak berkunjung kesana kira-kira pada saat hari libur dan study tour sekolah.

Sarana Prasarana
Isi dalam danau Bedugul ini salah satunya kapal-kapal laut yang disewakan kepada pengunjung, adapun supermarket dan kios-kios kecil sebagai tempat pengunjung membeli oleh-oleh bagi keluarga.

Pedagang
Didaerah danau Bedugul banyak penjual yang menjual berbagai buah-buahan hasil pertanian disana dan berbagai baju, ukir-ukiran khas Bali, penjual disanapun sangat ramah dan tlaten melayani pembeli. Barang-barang yang dijual disana amat mahal tetapi kalau kita bisa menawar mungkin harganya jauh lebih murah dari pada harga semula.

Kelebihan
Kelebihan obyek wisata di Danau Bedugul ini adalah kondisi fisik bangunannya yang bersih dan teratur dengan pemandangan alam yang asri.

ByAsri Bali Tours

Pura Kehen Bali

Obyek wisata Pura Kehen merupakan salah satu obyek wisata di Bali yang unik dan banyak wisatwan tertarik akan obyek wisata ini maka kami team Asri Bali Tours juga membuat program tours untuk wisata pura kehen .

Tampak Depan Pura Kehen

Pura Kehen merupakan salah satu pura yang berada di bagian selatan kaki bukit Bangli – Bali berjarak satu kilometer menuju arah utara jantung kota Bangli . Kapan pura penuh mitos ini di bangun apakah di zaman Bali Aga ,Bali Mula atau justru pada zaman sebelumnya sampai saat ini belum diketahui secara jelas.Pura ini merupakan salah satu pura yang penuh mitos yang di manfaatkan raja raja Bangli untuk memohon keselamatan serta anugrah dari Ida Sanghyang Widi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa.

Pura Kehen Bali

Pura Kehen merupakan pura kahyangan jagat yang mempunyai keunikan pada pintu masuk pura yang tidak berbentuk Candi Bentar seperti pada umumnya pura kahyangan jagat namun berbentuk Candi Kurung, selain itu juga pura ini memiliki keunikan lain yaitu terdapatnya Bale Kulkul diatas pohon beringin yang berusia ratusan tahun yang konon menurut cerita apabila salah satu ranting ini petah maka pertanda akan terjadi musibah, sehingga hal ini menjadi suatu yang menarik dari Pura kehen.  Tidak hanya itu, letak bagian yang patah juga diyakini sebagai pertanda musibah tersebut akan melanda orang tertentu. Misalnya pada saat raja Bangli meninggal dunia, dahan pohon beringin yang letaknya di Kaja Kangin (Utara-Timur) patah. Kemudian jika ada pendeta yang meninggal, maka dahan pohon beringin sebelah Kaja Kauh (Barat Daya) patah. Sedangkan jika bagian yang patah letaknya Kelod Kangin (Timur Laut) dan Kelod Kauh (Tenggara) maka diyakini akan ada musibah yang menimpa masyarakat.

silahkan anda mengisi form reservasi kiri atas untuk pemesanan program anda  jika anda berminat mengunjungi Pura Kehen seperti program tour Asri Bali Tours di Bawah ini dan sebelum anda memesan permintaan anda kami harapkan anda untuk membaca informasi program tour kami di bawah ini dengan cara di klik .

ByAsri Bali Tours

Pura Gelgel

Asri Bali Tours mencoba juga memberikan informasi tentang tujuan wisata di Bali seperti salah satunya tentangan tujuan wisata Pura Gelgel .

Pura Gelgel

Pura Gelgel Juga sering disebut Pura Dasar Bhuana terletak di Desa Gelgel, Klungkung. Dari Denpasar, berjarak sekitar 42 kilometer. Pura ini berdiri di atas lahan yang cukup luas. Berdiri megah dan tampak asri di pinggir jalan utama Gelgel-Jumpai. Sebagimana umumnya Pura-pura di Bali, Pura Dasar Bhuana memiliki tiga mandala — Nista Mandala, Madya Mandala dan Utama Mandala. Di bagian Nista Mandala terlihat keangkeran pohon beringin besar yang tumbuh sejak berabad-abad lamanya.

Masuk ke Madya Mandala, pamedek bisa melihat bangunan-bangunan berupa Pelinggih Bale Agung. Pelinggih ini tampak unik karena panjangnya mencapai 12 meter. Bersebelahan dengan Bale Pesanekan dan pelinggih tempat berstanakan seluruh petapakan dan pratima Pura-pura yang ada di Desa Pakraman Gelgel. Pratima maupun petapakan itu tedun dan distanakan saat berlangsung Karya Agung Pedudusan (Ngusaba) yang dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Kapat.

Sementara di Utama Mandala terdapat belasan pelinggih di antaranya Meru Tumpang Solas, Meru Tumpang Telu, Padma Tiga dan banyak lagi pelinggih lainnya. Dalam setahun, ada dua wali/ karya digelar yakni wali bertepatan dengan Pamacekan Agung, serta wali/ karya Padudusan yang jatuh pada Purnama Kapat.

Pura Dasar Bhuana dibangun Mpu Dwijaksara dari Kerajaan Wilwatikta (Kerajaan Majapahit) pada tahun Caka 1189 atau tahun 1267 Masehi. Pura ini merupakan salah satu Dang Kahyangan Jagat di Bali. Pada masa Kerajaan Majapahit, Pura Dang Kahyangan dibangun untuk menghormati jasa-jasa pandita (guru suci). Pura Dang Kahyangan dikelompokkan berdasarkan sejarah. Di mana, pura yang dikenal sebagai tempat pemujaan di masa kerajaan di Bali, dimasukkan ke dalam kelompok Pura Dang Kahyangan Jagat. Keberadaan Pura Dang Kahyangan tidak bisa dilepaskan dari ajaran Rsi Rena dalam agama Hindu.

Pura atau Ashram yang dibangun pada tempat di mana Maharsi melakukan yoga semadi adalah sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Maharsi. Seperti Pura Silayukti di Karangasem. Silayukti diyakini sebagai tempat moksanya Mpu Kuturan. Demikian pula dengan Pura Dasar Bhuana Gelgel yang dibangun sebagai penghormatan terhadap Empu Ghana. Di pura inilah Mpu Ghana yang dikenal sebagai seorang Brahmana yang memiliki peran penting perkembangan agama Hindu di Bali, beryoga semadi (berparahyangan).

Selain sebagai Dang Kahyangan, pura yang berjarak sekitar 3 kilometer dari Kota Semarapura, Klungkung itu juga merupakan pusat panyungsungan catur warga yang berasal dari soroh/ klan di antaranya soroh/ klan Satria Dalem, Pasek (Maha Gotra Sanak Sapta Rsi), soroh Pande (Mahasamaya Warga Pande) dan klan Brahmana Siwa. Semuanya merupakan pengabih Ida Batara di Pura Dasar Bhuana Gelgel.

Masing-masing warga memiliki panyungsungan, seperti Meru Tumpang Solas — panyungsungan Para Arya dan Satria Dalem. Meru Tumpang Tiga — panyungsungan Keturunan Mpu Geni yang menurunkan trah Pasek. Meru Tumpang Tiga sebagai penyungsungan warga Pande. Padma Tiga yang berada di antara Meru Tumpang Solas dan Meru Tumpang Sia (sembilan), panyungsungan warga Brahmana. Dengan banyaknya soroh yang ada di dalamnya, diyakini Pura Dasar Bhuana merupakan pemersatu jagat dengan konsep bersatunya semua klan yang ada di Bali dengan konsep ”kaula gusti menunggal”.

Pura yang dibangun di atas areal cukup luas itu, juga menjadi panyungsungan Subak Gde Suwecapura. Di antaranya Subak Pegatepan, Kacang Dawa, Toya Ehe dan Toya Cawu. Panyungsungan dilakukan saat Karya Pedudusan Agung lan Pawintenan yang bertepatan dengan Purnama Kapat.

Pura Dasar Bhuana di-empon Desa Pakraman Gelgel yang terdiri atas 28 banjar dan tiga desa dinas — Desa Gelgel, Desa Kamasan dan Desa Tojan. Keberadaannya berkaitan erat dengan keberadaan Keraton Suwecapura tempo dulu yang juga berada di Gelgel. Namun, jika melihat tahun berdirinya, pura ini sudah ada jauh sebelum Gelgel diperintah raja pertama, Dalem Ketut Ngulesir (1380-1400). Pura yang merupakan warisan maha-agung ini didirikan pada tahun Saka 1189 atau tahun 1267 Masehi.

Sebagaimana sejarahnya, Pura Dasar Bhuana erat kaitannya dengan Mpu Ghana yang hidup pada akhir abad IX Masehi. Pura Dasar Bhuana dibangun Mpu Dwijaksara dari Kerajaan Wilwatika sebagai bentuk penghormatan terhadap Mpu Ghana. Empu Ghana merupakan seorang brahmana dengan peran sangat besar terhadap perkembangan agama Hindu di Bali.

Empu Ghana adalah orang suci yang berasal dari Jawa. Tiba di Bali pada masa pemerintahan (suami-istri) Udayana Warmadewa dan Gunapraya Gharmapatni yang berkuasa dan memerintah Bali pada tahun Caka 910 sampai tahun Saka 933 (tahun 988-1011 Masehi). Empu Ghana merupakan brahmana penganut paham Ghanapatya. Seumur hidup menjalankan ajaran Sukla Brahmacari yakni tidak menjalani masa Grahasta (tidak menikah). Kaitannya setelah berdirinya Kerajaan Suwecapura, pura ini dipakai sebagai merajan keluarga raja saat itu. Letak pura ini persis berada di timur laut Keraton Suwecapura. Pada zaman itu, Keraton Suwecapura berdiri di Banjar Jero Agung, Gelgel.

”Letak pura ini berada di hulu Keraton Suwecapura. Dulunya, disungsung keluarga Raja Gelgel,” tutur Agung Anom Wijaya. Pura ini memang erat kaitannya dengan keberadaan Kerajaan Suwecapura. Sejumlah situs peninggalan Kerajaan Suwecapura masih tetap dilestarikan di pura ini sampai sekarang.

Translate »